Sebanyak 20 pasangan calon Putra Putri Lampung Gen-2 2022 mengikuti karantina selama satu malam yang diselenggarakan di Hotel Grand Kutilang Syariah Bandar pada sabtu, (19/3). Karantina dilakukan untuk membekali para finalis mengenai public speaking, english peagent, dan beauty class.
Regional Director Putera-Puteri Lampung, Taka Yoshi mengatakan terselenggarakannya kegiatan karantina ini bertujuan untuk melihat dan memilih siapa finalis yang layak untuk dijadikan pemenang.
"Disini kita akan melihat bagaimana keaktifan para finalis. Jadi proses karantina ini sangat penting dan sangat mempengaruhi penilaian, bisa dibilang 50% penilaian diambil dari karantina," ujarnya.
Dalam kegiatan karantina ini, diisi oleh beberapa agenda diantaranya yaitu sashing ceremony, beauty class yang diisi oleh Sri Purwati dari Ella Skin Clinic, public speaking class yang diisi oleh Erika Widiastuti, english pageant class, gala dinner, sesi debat, dan deep interview.
Taka menyampaikan jika sesi debat menjadi sesi yang juga tak kalah penting karena dari debat tersebut dapat dilihat kelihaian para finalis dalam hal public speaking.
"Sebagai pengalaman dari tahun lalu, di tingkat nasional ada sesi debat. Di debat ini kita bisa melihat bagaimana skill publik speaking karena mereka berbicara didepan umum, bagaimana cara mereka untuk memutuskan secara tepat mengenai apa yang mereka sampaikan, dan juga melihat bagaimana pedulinya mereka akan isu isu terkini," ungkapnya.
Selain itu, Taka juga menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini tidak ada perbedaan yang spesifik dari proses karantina tahun sebelumnya. Hanya saja di tahun sebelumnya ada prosesi potong tumpeng sebagai awal permulaan dari berjalannya Putera-Puteri Lampung.
0 Comments