Telah Lolos Seleksi, Putera Puteri Lampung 2020 Menjalani Pelatihan.
Sebanyak 11 orang peserta mengikuti pelatihan pada Pemilihan Putera-Puteri Lampung 2020 yang dilaksanakan di Komplek Wilayah PKOR, way halim, Bandar Lampung, pada hari minggu (26/7).
Acara ini diselenggarakan oleh seorang Roger Director yang bernama Taka Yoshi.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, 17 peserta terpilih Putera-Puteri Lampung 2020 mengikuti pelatihan untuk persiapan grand final. Namun ada beberapa peserta yang berhalangan hadir, sehingga untuk pelatihan hari ini hanya dihadiri oleh 11 peserta saja.
Pelatihan hari ini dimulai dengan breefing, Dilanjut dengan latihan koreografi Dan diakhiri dengan pelatihan catwalk. Berhubung masih dalam situasi pandemi, pelatihan tetap berjalan namun dengan mematuhi arahan protokol kesehatan, dimana para peserta tetap menjagajarak, memakai masker, dan tim menyediakan handsanitizer.
Lucas, sebagai Tim Koreografer sekaligus pemenang Runner Up1 Putra pesona lampung 2019 Mengatakan bahwa acara ini diselenggarakan guna mencari sosok pemuda-pemudi yang bukan hanya perduli soal Pariwisata saja, tetapi yang juga paham akan isu-isu terkini, karena nanti pemenangnya akan mewakilkan provinsi Lampung sebagai Putra puteri Personal yang berfokus pada kepariwisataan, dan juga Putera Puteri Taruna Nusantara. Ia juga mengatakan bahwa dari awal tim menekankan untuk mencari pemuda-pemudi yang belum pernah mengikuti ajang apapun.
Sebelum lolos ditahap seleksi, sebelumnya peserta melakukan tahapan pendaftaran melalui email dan dilanjut dengan tes wawancara online.
Kemudian peserta diminta untuk melakukan uji bakat dimana peserta diwajibkan untuk mengirimkan video sampel bakat dengan durasi minimal 1menit ke dalam akun Instagram masing-masing dengan penilaian yang dipilih melalui vote terbanyak dan juga penilaian dewan juri.
Putri Dwi Murtivia, selaku salah satu peserta Putra Puteri Lampung 2020 mengaku bahwa alasan ia mengikuti ajang tersebut adalah agar dapat menginspirasi generasi muda dan dapat berperan aktif dalam mempromosikan kepariwisataan serta seni budaya khususnya untuk provinsi Lampung.
Hingga saat ini tim belum mengetahui waktu dan tanggal yang tepat untuk melaksanakan event babak final akibat adanya pandemi covid-19. Tim juga masih menunggu keputusan pemerintah untuk mengeluarkan keputusan resmi sehingga event tersebut dapat terlaksana.
"Karena saat ini kita masih didalam situasi pandemi, jadi untuk babak Final belum diketahui kapan akan terlaksana. Dan juga saat ini pemerintah hanya memperbolehkan untuk event wedding saja, belum ada keputusan pemerintah untuk memperbolehkan adanya event ini untuk diselenggarakan. Jadi kami masih menunggu keputusan pemerintah dan polda." Ujar Lucas.
(Rls. Dyh,hlta,rima)
0 Comments